Lapor Pak! adalah Bukti Bahwa Komedi Trans7 Masih Bisa Mengundang Tawa

Jujur saja, sejak awal kemunculan acara komedi Lapor Pak! di Trans7, saya tidak terlalu berharap komedinya bisa se-hype Opera Van Java yang melegenda itu. Terlebih komedi televisi yang sudah dicap tak lucu lagi. Sering saling menyerang masa lalu lawan main, daripada mencari bahan lucu yang lebih berkualitas.

Apalagi melihat pengisi acara yang sepertinya sudah kehilangan nilai komedi dalam diri mereka. Om Andre, Bang Wendy, khususnya Bang Andhika dan Ayu Ting Ting. Mungkin hanya mbak Kiky Syaputri yang bisa memberi harapan bahwa Lapor Pak! bisa saja lucu.

Namun karena kebetulan salah satu artis TikTok favorit saya, Bulan Sutena jadi bintang tamu, akhirnya saya putuskan untuk menonton Lapor Pak!. Kalau tidak lucu, setidaknya saya bisa menonton ademnya wajah sang Bulan. Begitu kira-kira pikir saya waktu itu.

Boom! Lapor Pak! mengejutkan saya. Kombinasi para pengisi acara utama, hingga sampingan, sangat mampu membuat acara komedi Trans7 ini naik ke level yang semestinya.

Lapor Pak! Bertema Kepolisian

Mereferensi dari judulnya, Lapor Pak! memiliki tema dan latar di sebuah kantor kepolisian. Layaknya sebuah kantor penegakan hukum, cerita berfokus pada kegiatan para polisi. Menguak isu kriminal, mengintrogasi, menerima laporan kejahatan, dengan menautkan sisi komedi cukup segar nan lucu.

Om Andre Taulany yang berperan sebagai komandan, berhasil memberi daya tarik komedinya kembali. Sebagai senior, ia mampu menjadi leader yang baik, dan mengatur komedi Lapor Pak! tetap terjaga. Bang Wendy, Bang Andhika, juga Mbak Kiky, juga tak terlihat sungkan saling memancing kelucuan. Mereka bisa saling membantu satu sama lain, apabila temannya sedang ingin membuat materi komedi.

Kejutan hadir dari dua pengisi acara, yang durasi atau segmentasinya tak sebanyak the big four di atas. Mbak Ayu yang sejak zaman Pesbuker sampai Brownies tak kunjung membawa gelak tawa, jadi lebih bisa mengatur temponya di Lapor Pak! Bahkan ia sangat terlihat menyatu dengan pemeran lain, terutama Bang Wendy.

Last but not least, Bang Gilang yang berperan sebagai tahanan, selalu bisa memanfaatkan porsi yang super pendeknya menjadi komedi jenius, menurut saya. Sepertinya,—setidaknya sampai saat ini—Bang Gilang akan selalu lucu ketika ia sudah mulai bedialog. Ia mampu mengimprovisasi keadaan yang bahkan sudah lucu sejak awal, sehingga menambah kelucuannya semakin liar.

Jadwal tayang Lapor Pak!

Bagi sobat7 yang belum tahu jadwal tayang Lapor Pak! di stasiun televisi Trans7, acara ini tayang setiap Senin-Selasa, Kamis-Jumat, pukul 19.00 WIB. Namun dari hasil penelusuran di akun Instagram resminya @laporpak_trans7, Lapor Pak! berubah jam tayang menjadi pukul 21.30 WIB atau setengah sepuluh malam. Namun, jadwal terbaru tersebut hanya berlaku selama bulan Ramadan saja.

Buat saya, acara yang sudah mulai mendapat hati para penggemar, agaknya kurang pas mendapat jam tayang seperti di atas. Mengganti jadwal tayang antara Opera Van Java dengan Lapor Pak! jauh lebih baik dan sesuai keinginan warganet penyuka acara komedi. Bukan tanpa alasan, sebab OVJ sepertinya sudah terlalu ringkih untuk bisa lucu lagi.

Akan tetapi mau bagaimanapun, Trans7 pasti punya teknik sendiri untuk tetap menjaga keberlangsungan berbagai acara TV-nya. Lagipula, Trans7 cukup rutin mengunggah hampir seluruh segmen Lapor Pak! ke akun YouTube resminya. Sehingga, kamu tak akan ketinggalan nonton tingkah jenaka para polisi Lapor Pak!

Lapor Pak! adalah bukti bahwa Trans7 belum kehilangan acara komedinya

jadwal tayang lapor pak
YouTube/TRANS7 OFFICIAL
Untunglah, kreativitas para crew Trans7 tidak memaksakan mentok di pengembangan Opera Van Java saja. Karena sepertinya, New OVJ yang digadang-gadang segar, justru semakin jauh meninggalkan  keberhasilan OVJ klasik. Malah terlihat lebih banyak segmen norak dan terkesan ikut-ikutan saja.

Lapor Pak! bisa jadi bukti bahwa Trans7 masih bisa sadar pasar. Memberikan sajian komedi bertema cukup segar, tanpa menyingkirkan unsur komedinya. Alih-alih hanya menampilkan orang kesurupan karena hipnotis.

Semoga Trans7 selalu memberikan tema dan situasi baru, agar komedi Lapor Pak! selalu bisa jadi favorit para penonton setia. Tak perlu mengundang orang-orang aneh atau terlalu seksi, tak perlu membawa unsur pribadi para pemainnya, cukup melakukan tugas profesional sebagai komedian. Ramuan dan kombinasinya, sudah pas dan bikin nagih. Lucu, menyenangkan, dan membawa angin segar di pertelevisian, khususnya di bidang perkomedian.

Kalau boleh sedikit saran, coba sesekali tambahkan komedi satire, itupun jika berani. Hehe. Tapi sepertinya akan sangat berat dilakukan, sebab ini urusan televisi nasional. Kamu tahu lah, ada "kamtib" yang siap menghajar habis-habisan, jika itu terjadi.

Menurutmu, apakah komedi Lapor Pak! sudah berhasil membawa komedi Trans7 naik lagi, atau masih b aja? Silakan komentar saja di bawah.

4 Komentar

Kamu punya tanggapan? Kirim saja melalui komentar di bawah ini, ya!
*Dilarang spam, mencantumkan link, dan melanggar aturan lainnya.

  1. Aku juga merasa gitu, Mas. OVJ yang sekarang jauh banget kualitasnya kalau dibandingkan OVJ yang dulu. Kangen banget aku sama kelucuan dan kesegaran OVJ lama itu..

    Gara-gara komedi Trans7 rata-rata garing semua, aku jadi gak punya ekspektasi lebih sama lapor pak! ini. Tapi ya, sama seperti Mas Nandar, aku salah sangka ternyata. Lapor pak! termasuk acara komedi yang segar dan layak banget dinikmati. Dan tentunya tingkah Andre, Wendy, Gilang, dan Kiky selalu sukses mengundang tawa. πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, alhamdu lillaah sekarang bisa nonton TV malam hari lagi. Tapi ya gitu, harus rebutan sama emak penggemar Mas Al. πŸ˜‚

      Hapus
  2. Wahh ternyata bukan aku sendiri yang ngerasa roh OVJ udah perlahan sirna.. Terlebih komedinya terkesan kurang lucu lagi...

    Kalau menurutku lapor pak justru membuat film komedi lebih punya energi baru lagi, meskipun memang belum begitu seterkenal ovj kan... Tapi pemain lapor pak semua pada kompak memainkan perannya sehingga menjadi hiburan bagi kitaπŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, betul sekali kak Ulfah. Meskipun belum setenar dan semelegenda OVJ, yang penting Trans7 udah sadar.

      Hapus

Posting Komentar

Kamu punya tanggapan? Kirim saja melalui komentar di bawah ini, ya!
*Dilarang spam, mencantumkan link, dan melanggar aturan lainnya.

Lebih baru Lebih lama